• Oktober 28 2020

Pemuda Produktif Ditengah Pandemi

sumpah pemuda

Peringatan sumpah pemuda kali ini terasa berbeda pasalnya peringatan tahun ini dilaksanakan ditengah penademi. Kali ini tema Hari Sumpah Pemuda mengusung tema bersatu dan bangkit. Peran pemuda sangat penting sebagai harapan suatu bangsa. Seiring pandemi Covid-19 yang membatasi gerak kita, semangat para pemuda Indonesia tidak boleh luntur, kita sebagai generasi penerus bangsa harus tetap produktif walaupun ditengah keterbatasan.

Menurut Kristina, ketua umum UKM Penelitian tahun 2020 bahwa adanya pandemi memang mengalihkan berbagai aktivitas ke dalam sistem online. Termasuk kegiatan-kegiatan perkuliahan maupun aktivitas yang lain. Justru malah WFH (Work from Home) ini membuat jadwal aktivitas harian semakin padat. Dalam sehari sekitar 80% waktunya dihabiskan untuk menatap layar laptop dan HP. Tentu ada sisi positif dan negatifnya. Tinggal bagaimana kita saja untuk mengatur diri kapan harus mengerjakan tugas kita. WFH ini tentu perlu kita sikapi dengan bijak. Karena jika tidak demikian, waktu yg kita habiskan di depan monitor akan terbuang untuk hal-hal yang tidak begitu penting tapi bercampur aduk dengan aktivitas kita.

Seperti yang dilakukan salah satu anggota UKM Penelitian Nur Laela, meskipun ruang gerak aktivitasnya terbatasi akibat PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar) dia tetap melukan kegiatan yang produktif dan positif.  “Kalo dari aku pribadi dalam menyikapi WFH yang pasti aku harus tetep produktif walaupun harus melakukan segala aktivitasku selama dirumah aja.  Dan prinsip ku dari awal emang engga suka gabut, jadi ketika wfh pun selalu cari kesibukan apapun.  Entah ikut kepanitiaan online, lomba online, ataupun ngajar anak anak les dan ngaji deket rumah dengan tetap mentapkan protokol kesehatan.” Ujar Nur Laela dalam wawancaranya dengan tim jurnalistik dan desain UKM Penalitian 2020.

“Selain itu juga wfh ini bukan alasan aku buat ngga olahraga, jadi sebisa mungkin sebelum aku kuliah pagi harus senam 15 menit trus mandi. Biar pas kuliah enak dan seger buat mikir hehe” tambahnya.

Selain aktif dengan kegiatan sehari-harinya Nur Lerla cukup produktif dalam memngikuti lomba-lomba. Dia memenangkan beberapa lomba diantaranya juara puisi favorit, juara cerpen favorit, juara 3 public analyses. Kemudian dia juga mendapatkan beasiswa Djarum saat ini.

Selanjutnya Nur Laela juga membagikan tips dan trik dari Nur Laela untuk teman-teman supaya tetap produtif, “Kalo tips dari aku mungkin buat tujuan dalam hidup, bangun circle environment yang positif, always evaluate and reflect, dan batasi penggunaan media sosial. Because of our time and productivity is an expensive price to pay.

Untuk membangun negeri ini peran pemuda sangat dibutuhkan, di era milenial sangat penting semangat pantang menyerah menghadapi rintangan. Pemuda harus menjadi tonggak harapan yang lebih maju secara ilmu pengetahuan dan teknologi. Maka dari itu kita harus bersatu dan bangkit.

Terakhir Kristina berpesan untuk teman-teman,”Kita tidak tahu sampai batas usia berapa kita diijinkan untuk tinggal di dunia. Kita tidak tahu siapa teman-teman kita saat ini yang akan menuai kesuksesan kelak di masa mendatang. Untuk itu, lakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan. Ajak serta teman- teman disekeliling untuk terus berjuang, bermimpi, bermimpi, dan bermimpi. Semoga kita dapat dipertemukan dalam impian besar selepas kesabaran dan perjuangan yg kita lakukan.”

Oleh: Esa F

Berita Lainnya