• Maret 12 2021

Press Realise Bidik Karya #1

livereportBK1

Bidik Karya perdana di tahun 2021 telah diselenggarakan oleh UKM Penelitian UNY mengusung tema “Strategi Menulis Esai dan Karya Tulis Ilmiah Melalui Inovasi Yang Solutif”. Webinar yang diselenggarakan pada Sabtu, 13 Februari 2021 mengundang kak Debby Agustin, S.Si. (Alumnus Biologi, FMIPA UNY) dan kak Asyif Awaludin Romadhoni, S.Pd. (Alumnus Pendidikan Sejarah, FIS UNY) sebagai pembicara. Dunia kepenulisan sepertinya sudah menjadi teman baik bagi mereka, khususnya dalam kepenulisan essai dan karya tulis ilmiah. Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya prestasi yang mereka raih selama menjadi mahasiswa. Pada kesempatan pagi hari itu, mareka berbagi pengalaman dan pembelajaran mengenai dunia kepenulisan.

Kak Debby menyampaikan tentang pengertian, sifat, manfaat, jenis, langkah-langkah, dan sistematika karya tulis ilmiah. Menurut wanita peraih gold medal dalam World Invention and Innovation Forum (2nd WIIF) di Foshan, Tiongkok ini mengungkapkan bahwa karya tulis ilmiah adalah hasil pemikiran ilmiah dari berbagai bidang ilmu disertai fakta dan data yang tersusun secara sistematis, logis, utuh, dan bertanggung jawab. Jenis karya ilmiah pun beragam mulai dari artikel, makalah, skripsi, dsb. Dari hasil penulisan karya ilmiah tersebut tentunya kita mendapatkan manfaat yang sangat berarti, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Tak lupa sebelum kita menuliskan sesuatu, perlunya mencermati persyaratan dan struktur penulisan. Pada akhir sesi, kak Debby menuturkan bahwa masa kini merupakan hasil dari rentetan kejadian di masa lampau. Orang sukses cinta proses.

Gimana sih caranya menang lomba? Pertanyaan seperti ini tentu saja sudah sering ditanyakan. Kak Asyif menjelaskan bahwa ada dua poin penting untuk memenangkan sebuah perlombaan. Yang pertama, dari dalam diri, yaitu memahami kemampuan dan passion kita, banyak membaca dan berdiskusi, membiasakan diri untuk berpikir kritis, memastikan tema lomba yang kita ikuti sesuai dengan diri kita, terbuka dengan saran dan kritik, dan berani untuk memulai. Poin kedua yang disampaikan peraih penghargaan wisudawan terbaik program sarjana UNY periode I Februari 2020 ini adalah pay attention to details. Langkah pertama bisa dimulai dengan memahami panduan lomba dengan cermat. Selanjutnya, mencermati pola tulis dan arah dari perlombaan tersebut.

Menulis tentu saja bukanlah sebuah hal yang bisa dikatakan mudah lalu apa saja yang biasanya dihadapi ketika sedang menulis karya ilmiah? Ada banyak tantangan yang biasa dihadapi, yang pertama tidak adanya ide. Lalu idenya sama tapi objeknya beda. Ada juga yang sudah dapet ide tapi sayangnya sudah dipakai oleh peserta lain. Di tengah rasa bingung tadi, akhirnya idenya hanya mengikuti teman. Ada yang bingung karena tidak paham dengan tema yang diangkat. Dan yang terakhir adalah tantangan yang paling besar, apa itu? Ya, plagiarisme. Menurut KBBI, plagiarisme adalah penjiplakan yang melanggar hak cipta. Plagiarisme bisa dihindari dengan menyitasi atau mencantumkan sumber, memarafrasakan kalimat, mengecek plagiarisme dengan alat pengecek daring. Dan yang terakhir yaitu menyadari bahwa plagiarisme adalah kejahatan dan perbuatan yang tidak tepuji.

Berita Lainnya