• November 14 2021

SEMUA PERAN ITU PAHLAWAN

Setiap daerah maupun negara merupakan hal penting bagi masyarakatnya. Sebuah negara menjadi tanah air atau tanah kelahiran setiap manusia yang mereka pertaruhkan jika terjadi marabahaya untuk mempertahankan keutuhan wilayah dan memperjuangkan kesejahteraan rakyatnya. Pada perjuangan masyarakat daerah pasti ada yang diberi gelar pahlawan karena jasa-jasanya atas perjuangan selama mempertahankan kemerdekaan wilayahnya dan hak-hak masyarakat setempat. Menurut KBBI, pahlawan dapat dimaknai sebagai orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya memperjuangkan kebenaran. Sesuai pengertian tersebut, pahlawan bisa berasal dari siapa saja untuk siapapun dalam peran apa saja. Dengan kata lain, semua peran dalam kehidupan manusia di manapun dan kapanpun bisa menjadi pahlawan.

Negara Indonesia ini, sejak lama sebelum berdaulat sudah banyak rakyat nusantara pada zaman kerajaan Nusantara yang menjadi pejuang, berjuang berani membela kebenaran di saat ada musuh yang mengancam wilayahnya. Hal itu juga dilakukan ketika kolonialisme dan imperialisme menduduki wilayah Nusantara. Perjuangan membela kebenaran berlanjut ketika bangsa Eropa dan tentara Jepang menjajah berusaha menguasai wilayah Indonesia beserta kekayaan alamnya dan bertindak sewenang-wenang terhadap warga sipil yang tidak mengerti apa-apa. Berbagai pergolakan bersenjata yang terjadi mengakibatkan sangat banyak pejuang gugur di medan pertempuran di mana jasa-jasa mereka sampai sekarang akan terkenang dan pantas disebut sebagai pahlawan. Selain para pejuang yang gugur, rakyat biasa juga meninggal dunia sangat banyak karena ikut menjadi korban dari terjadinya perang. Pada tanggal 10 November ditetapkan sebagai Hari Pahlawan Nasional dan bertepatan pada tanggal 10 November 1945 menjadi puncak terjadinya perang tiga hari di Surabaya yang menewaskan korban dari kedua belah pihak dari penjajah yang ingin menguasai Indonesia lagi serta dari Indonesia. Hari Pahlawan Nasional diperingati karena untuk mengingatkan perjuangan pahlawan yang luar biasa serta menghargai jasa-jasa para pahlawan yang sudah gugur sangat banyak dalam berani membela serta mempertahankan kedaulatan Indonesia. 

Hari Pahlawan Nasional Indonesia sebaiknya menjadi tonggak pengobar semangat kita sebagai pemuda masa kini yang tetap berjuang tidak mudah menyerah menegakkan kebenaran. Kemudian sebagai generasi muda harus senantiasa menghormati, mempelajari kisah perjuangannya, dan meneruskan perjuangan para pahlawan. Dengan mempelajari sejarah  sebaiknya dapat mengambil pembelajaran serta menjadikan inspirasi dari perspektif kepribadian positifnya. Hal ini dikarenakan pada dasarnya setiap manusia yang berbudi baik adalah pahlawan bagi dirinya sendiri, pahlawan bagi keluarganya, serta orang di sekitarnya. Oleh karena itu, semua peran yang ada di kehidupan manusia bisa disebut pahlawan. Peran-peran tersebut antara lain peran sebagai pendidik, sebagai orang tua, sebagai anak, sebagai tentara atau prajurit, sebagai tulang punggung keluarga, sebagai petani, dokter, perawat, bidan, peternak, pedagang, nelayan, dan peran lainnya. Sebagai contoh, pendidik menjadi pahlawan tanpa tanda jasa karena jasa-jasanya mendidik anak bangsa hingga bisa mahir membaca dan memimpin dunia lebih baik.

Sejalan pernyataan setiap peran manusia itu pahlawan, beberapa peran ini dapat diambil hikmah, pelajaran dan diberi apresiasi tentang betapa pentingnya semua peran bagi berbagai lingkungan. Salah satu contohnya berdasarkan penelitian dari Fernanda Maulina dan Refti Handini Listyani (2020) yang menjelaskan bahwa di Kota Surabaya terdapat Komunitas Pahlawan Ekonomi bagi para perempuan. Perempuan yang menjadi anggota Komunitas Pahlawan Ekonomi kebanyakan merupakan istri yang suaminya tidak bekerja dan single parent. Program Pahlawan Ekonomi ini dilaksanakan mulai tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten, UPT sampai yang bertaraf nasional sebagai upaya pemberdayaan perempuan yang memiliki tujuan untuk menyetarakan pembangunan berbasis gender serta memutus rantai kemiskinan melalui roda perekonomian kedua yaitu istri atau ibu. Komunitas Pahlawan Ekonomi yang sudah berjalan selama kurang lebih sepuluh tahun berhasil berkembang pesat hingga lebih dari 10.000 UMKM terus dikembangkan dengan pemerintah Kota Surabaya menjadi regulator dan fasilitator serta dibantu pengelolaan dan oleh beberapa perusahaan swasta. Berjalannya kegiatan Pahlawan Ekonomi mampu menorehkan prestasi pada usahanya sehingga mampu meningkatkan perekonomian keluarga serta mengurangi kemiskinan di Kota Surabaya menjadikan perempuan anggota Pahlawan Ekonomi layak disebut sebagai pahlawan ekonomi (Maulina & Listyani, 2020: 7–18). Setelah mencermati peran pahlawan yang tidak hanya untuk pejuang saja, semoga kita bisa menjadi pemuda harapan bangsa yang bertanggung jawab serta dapat berperan dengan baik kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat di lingkungan sekitar kita. Tetaplah berjuang memaksimalkan peran dan teladan keberanian dari para pahlawan terdahulu.

Berita Lainnya