• Maret 15 2016

Sabet Medali Perak, UKMP Harumkan UNY dalam Ajang I-PEINX 2016 di Malaysia

Mahasiswa UNY Menang di Malaysia

Mahasiswa UNY Menang di Malaysia

Kembali UKMP harumkan UNY di ajang internasional I-PEINX di malaysia. Mahasiswa UNY berhasil meraih medali perak dalam ajang Inovation Practices Education and Industry Exibition 2016 (I-PEINX 2016) di Johor, Malaysia (14/3) di Universitas Teknologi Malaysia. Tim berangggotakan para mahasiswa UNY yang terdiri dari Fauzi Solichin (Pendidikan Teknik Informatika), Indra Dwi Suryanto (Pendidikan Teknik Elektro), Mega Ayu Wulandari (Pendidikan Bahasa Inggris), dan Amin Sri Wahyu Ningrum (Kimia) dibawah bimbingan Andik Asmara, M.Pd,

Acara ini diikuti oleh lebih dari 100 inventor dari beberapa negara, diantaranya adalah Malaysia, Indonesia, India, Afganistan, dan beberapa negara lainnya dimana peserta terbagi atas beberapa bidang kategori yaitu kategori sosial sains, kategori sains dan teknologi, best of the best (social science), dan best of the best. Ajang ini diikuti oleh kalangan mahasiswa, dosen dan siswa SMA.

Tim UNY yang saat itu diwakili oleh Fauzi, Indra, Mega dan Amin tergabung dalam kategori sains dan teknologi dengan karya yang berjudul dForm Simple and Accurate Formalin Food Detector Using Artificial Neural Network atau alat pendeteksi makanan berformalin menggunakan jaringan syaraf tiruan (ANN). Kelas ini merupakan kelas yang cukup menantang karena rivalnya berasal dari kalangan dosen-dosen yang sudah ahli di bidangnya, dan tim dari UNY merupakan salah satu tim termuda.

Lomba ini berkonsep exhibition, dimana semua peserta diberikan fasilitas berupa stand untuk gelar produk. Perangkat yang harus disediakan dalam ajang ini adalah poster, artikel, produk inovasi, dan alat-alat penunjang lainnya seperti foto-foto alat dan sertifikat pendukung. Penjurian dilakukan dengan cara presentasi dan tanya-jawab menggunkan Bahasa Inggris dengan dua orang juri. Deskripsi karya, biaya produksi, implementasi, dan potensi paten merupakan pertanyaan wajib juri.

Fauzi dan tim sempat memiliki kendala terkait pembuatan alat, uji coba, persiapan dan manajemen waktu antar anggota kelompok. Namun hal tersebut merupakan tantangan yang seakan harus dihadapi dan ditanggung bersama demi suksesnya tim. Dirinya berharap semoga akan lebih banyak lagi tim dari UNY yang dapat mengikuti ajang Internasional dan membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.

[Fauzi] & [Amin]

Berita Lainnya

Satya Ananta meraih juara Harapan II kategori Industri Pariwisata Budaya di ajang LIP3D 2022

Satya Ananta berhasil meraih juara Harapan II kategori Industri Pariwisata…

Read More
Satya Ananta meraih juara II kategori Industri Perikanan di ajang LIP3D 2022

Satya Ananta memperoleh keberhasilan gemilang sebagai juara II kategori Industri…

Read More
Satya Ananta meraih Juara Harapan III kategori Pendidikan di ajang LIP3D 2022

Satya Ananta berhasil meraih Juara Harapan III pada kategori Pendidikan…

Read More